Senin, 28 Agustus 2017

PT. YAKULT INDONESIA PERSADA PEDULI ALAM

PT. YAKULT INDONESIA PERSADA PEDULI ALAM

Untuk melaksanakan kegiatan konservasi alam dikawasan hutan lindung gunung Penanggungan/ Pawitra, PAS Lestari mengharap bantuan PT. YAKULT INDONESIA PERSADA untuk ikut serta terlibat. PAS Lestari melakukan komunikasi intensif dengan PT. YAKULT,baik melalui surat menyurat maupun datang langsung untuk melakukan presentasi. Mendengarkan dan menyimak penjelasan dan ulasan yang disampaikan, akhrinya pihak PT. YAKULT memulai untuk melakukan survey lapang. Dari beberapa kali pengecekan lapang, akhirnya muncul ketertarikan untuk melakukan kegiatan bersama.
Kami lampirkan beberapa dokumentasi foto perwakilan PT. YAKULT INDONESIA PERSADA melakukan kegiatan kunjungan lapang di Demplot ekosistem resapan hutan lestari dan Demplot Agroforestry atau perhutanan sosial di huan lindung Jolotundo.
Kami berharap rencana kerjasama ini bisa terwujud sesuai harapan agar :
Keseimbangan ekosistem alam hutan lindung tetap terjaga, dan
Perekonomian warga meningkat dari hasil pengelolaan perhutanan sosial.
Ketika kedua hal tersebut dapat terwujud, maka kerusakan hutan dapat dikurangi. Tidak ada lagi penebangan hutan lindung, tidak ada lagi alih fungsi hutan lindung.
PT. YAKULT INDONESIA PERSADA merupakan perusahaan yang memproduksi minuman kesehatan, telah melaksanakan kegiatan konservasi alam dan pemberdayaan masyarakat di wilayah Kabupaten Sukabumi Jawa barat dengan bekerjasama dengan LSM lokal setempat. Sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap alam dan keberdayaan, masyarakat. Maka kegiatan serupa akan dikembangkan pula di wilayah Kabupaten Mojokerto. Seluruh Tim PAS Lestari bersiap diri menyambut rencana kerjasama tersebut.   








Jumat, 11 Agustus 2017

PATROLI HUTAN PAWITRA

PATROLI HUTAN PAWITRA

Dalam rangka menghadapi musim kemarau, Lembaga PAS Lestari memetakan potensi-potensi kebakaran yang biasanya rutin terjadi.
Beberapa hal yang dilakukan adalah, memberi wawasan dan pembekalan terhadap para pendaki gunung agar berhati-hati dalam hal :
Membuang puntung rokok
Agar benar-benar membersihkan rerumputan disekitar ketika membuat perapian
Menyiapkan peralatan yang tidak menye




babkan kebakaran ketika sedang memasak
Memastikan hembusan arah angin ketika sedang menyalakan api
Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan persabatan antar sesama pendaki atau pecinta gunung. Sehingga terkesan tidak interfensi dan tidak mendikte seseorang atau kelompok.
Selain melakukan kampanye penyadaran pada para pendaki, PAS Lestari juga melakukan pendekatan penyadaran pada para petani hutan (pesanggem). Kami melakukan dialog dari hati kehati agar para petani hutan agar :
Tidak membakar sampah dan ranting yang ada dalam hutan
Agar tidak membakar pohon-pohon tumbang yang kering
Upaya ini dilakukan agar tidakmenciptakan api dalam area hutan. Biarkan dedaunan terurai dengan alamiah,biarkan pohon yang telah tumbang agar lapuk dengan sendirinya.
Kegitan ini diharapkan mampu mengurangi bahkan menghindari potensi kebakaran hutan di gunung Pawitra.



Rabu, 19 Juli 2017

Demplot Ekosistem Resapan Air Hutan Lindung Candi Jolotundo

DEMPLOT EKOSISTEM RESAPAN AIR

Kami memandang bahwa Ekosistem Resapan Air di hutan lindung gunung Penanggungan / Pawitra sangat penting untuk segera dilakukan. Konsep eosistem resapan air segera kami sampaikan ke para pihak dengan harapan tidak ada salah paham dan bahkan salah sangka.
Adapun konsep yang kami kembangkan adalah : Konservasi hutan lindung. Dalam arti lain adalah penghutanan kembali hutan lindung agar kembali menjadi hutan alam. Vegetasi tumbuhan dan keanekaragaman tanaman secara alamiah berfungsi sebagai penghambat laju air hujan.
PAS Lestari sangat menolak keras model resapan air dengan cara membuat sumur permanen atau membuat kolam permanen dalam hutan untuk menangkap air hujan. Justru model bangunan permanen tersebut dalam jangka panjang akan mengancam keselamatan masyarakat atau desa-desa dibawahnya. Kenapa demikian? Jika sumur atau kolam penampung permanen tidak dirawat terus menerus akan menciptakan bendungan-bendungan kecil. Dan ketika daya tamping sudah tidak mampu, maka bisa mengakibatkan longsor dan lahar.
Akan tetapi jika resapan air hujan dibentuk sesuai dengan kehendak alam, yaitu hutan alam, maka semua vegetasi yang ada akan bekerja sesuai dengan tugas alamiahnya.
Pohon tinggi / tajuk akan menangkap air hujan melalui cabang lalu air akan merambat melalui pohon dan masuk dalam sistem perakaran
Pohon pelindung / kanopi akan bertugas menghambat laju air hujan melalui daun-daun yang rimbun. Memecah air hujan dengan daun sehingga tidak langsung menembus permukaan tanah
Semak dan perdu akan semakin memperkecil jatuhnya air hujan dan menghambat laju air agar tidak segera jatuh ke permukaan tanah
Tanaman lantai dan dedaunan menghambat laju air agar tidak bisa mengalir dipermukaan tanah
Jasad renik hidupan liar permukaan tanah menyediakan lubang pori yang bermanfaat bagi air agar bisa masuk kedalam tanah.
Betapa pentingnya keberadaan hutan alam untuk menjaga keberlanjutan sumber-sumber air. Karena hutan alam membantu ketersediaan air tanah.

Secara khusus, demplot ekosistem resapan air yang kami bangun ini persis berada di atas candi jolotundo. Yang mana, ekosistem resapan ini sangat bergunabagi keberlanjutan sumber air candi jolotundo. 



Kamis, 15 Juni 2017

MENGENDALIKAN KERUSAKAN HUTAN LINDUNG GUNUNG PAWITRA

MENGENDALIKAN KERUSAKAN HUTAN LINDUNG GUNUNG PAWITRA

Bulan puasa pada Juni 2017 ini tidak menyurutkan semangat para punggawa PAS Lestari untuk terus menerus mengawasi keadaan hutan lindung kaki gunung Penanggungan / Pawitra.
Disela-sela kesibukan masing-masing anggota PAS Lestari, kita tetap melaksanakan monitoring secara swadaya di kawasan hutan lindung dengan personil yang sempat.
Adapun misi yang kita bawa saat menitoring hutan lindung adalah :
1.      Pemantauan perkembangan terkini di hutan lindung. Dengan mengikuti perkembangan ini, kita tahu secara pasti situasi, keadaan hutan. Dengan adanya data bulanan, kita mempunyai bahan untuk menyampaikan perkembangan hutan pada pemangku dalam hal ini adalah Perhutani KPH Pasuruan. Sekaligus kami memberikan saran pada pemangku agar bisa melakukan tindakan pencegahan kerusakan hutan.
2.      Kampanye pelestarian pada para petani hutan agar bijaksana memanfaatkan hutan lindung. Agar ikut menjaga kelestarian vegetasi tumbuhan, agar ikut serta menjaga habitat hidupan liar, agar ikut menjaga keseimbangan alamiah hutan lindung.
Semangat Ramadhan tercurah pada hutan lindung, dan tetap patroli keliling hutan.
Upaya penyadaran terhadap petani pemanfaat hutan lindung saat bulan puasa ini diharapkan mampu menyentuh hati sehingga perilaku merusak dapat diminimalkan.












Selasa, 23 Mei 2017

Memperingati HARI BIODIVERSITY

HARI BIODIVERSITY

Dalam rangka memperingati hari biodiversity internasional, PAS Lestari bekerja dengan CV. Facyyndo Tirta Pratama melaksanakan kegiatan tanam atau penghijauan. Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan resapan air sumber. Dengan adanya kegiatan tanam ini, diharapkan mampu menghijaukan lahan. Ketika lahan sudah rimbun, maka daya serap bumi menyimpan air tanah semakin meningkat. CV. Facyyndo Tirta Pratama adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha air minum kemasan dengan merek New Hexa yang merupakan air dengan TDS 0.
PAS Lestari Lembaga yang bergerak dalam bidang konservasi, perlu menggandeng perusahaan untuk mengambil peran dalam bidangnya masing-masing dalam perlindungan alam sekitar agar sumber-sumber air dapat terjaga kebersihannya, kualitasnya dan keberlanjutanya.

Walaupun banyak kendala dan kekurangan dalam bergerak melestarikan alam semesta, kami terus menerus melakukan aksi tanam sekecil apapun. Dengan gerakan yang terus menerus ini, diharapkan pengelolaan alam yag berkelanjutan lambat laun dapat tercapai.  








Rabu, 17 Mei 2017

AKSI BELA SUMBER 304

AKSI BELA SUMBER 304

Salah satu visi PAS dalam upaya pelestarian Alam adalah Kegiatan Pengawasan dan Perawatan Sumber-Sumber Air, kita namakan KEGIATAN atau AKSI BELA SUMBER. PAS Lestari tidak tiru-tiru Aksi Bela Islam. Kebetulan saja ide dan gagasan membuat judul sama.
Kita memastikan bahwa keberadaan sumber air sangat penting dan bahkan lebih penting dari yang terpenting. Semua makhluk mutlak membutuhkan air, terutama manusia butuh air untuk menopang hidup.
Tampak dalam foto-foto, LASKAR FPAS (Front Pembela Air Sumber) sedang giat membersihkan aliran sumber, menghadang dedaunan yang ikut terbawa arus air. Menyalakan dupa agar Para Lelembut, Dedemit dan Gandaruwo tetap krasan membantu Front Pembela Air Sumber menjaga titik-titik sumber. Pembakaran dupa di pimpin oleh Kasepuhan bernama Mbah Ngateman dan Mbah Sarno.
AKSI BELA SUMBER 304
Kegiatan perawatan sumber dilaksanakan pada tanggal 30 April 2017 (304), lokasi sumber di Kali Sapar Dusun Biting Desa Seloliman-Trawas. Sumber ini tempat bergantung hidupbagi warga Dusun Biting RT. 05 RW. 07. Terutama untuk kebuthan minum pada puncak kemarau antara September – Nopember.
Laskar Pembela Air Sumber (PAS) Lestari tetap sebagai kelompok swadaya yang amat cinta pada keberlanjutan sumber air. Terutama sumber air yang dimanfaatkan langsung oleh warga untuk minum.
Kegiatan patrol perawatan sumber air dilakukan secara rutin dan berkeliling sampai kewilayah desa lain di sepanjang kaki gunung Pawitra.
Demikian sekilas info dari PAS Lestari, sampai berjumpa kembali pada AKSI BELA SUMBER pada bulan-bulan selanjutnya.








     

Senin, 24 April 2017

Musik Kolaborasi Hari Bumi 2017

MEMPERINGATI HARI BUMI ALA PAS LESTARI

Pada hari bumi kali ini, kami menyajikan pola kampanye dengan teater music modern yang dikolaborasikan dengan music tradisional (gamelan).
Acara pagelaran teater music kita mulai pada pukul 10.00 sampai 14.00. sengaja kami memilih pada hari minggu karena sasaran kampanye adalah wisatan atau pengunjung patirtan candi jolotundo.
Sampai saat ini kami tetap focus pada pelestarian hutan lindung gunung Pawitra karena kerusakan huan lindung dikawasan ini kian hari semakin menghawatirkan.
Berdasarkan analisa kami, perihal kampanye hari bumi 22 April tahun 2017 di kawasan wisata patirtan candi jolotundo sebagai berikut :
Pertama, masyarakat belum banyak mengetahui mengenai hari bumi,
Kedua, pelestarian bumi masih belum menjadi issue strategis bagi masyarakat,
Ketiga, kerusakan alam masih belum membangkitkan semangat masyarakat untuk bergerak dalam upaya pelestarian.
Oleh karena itu, kami merekomendasikan pada para pemerhati agar meningkatkan gerakan pelestarian. Meningkatkan gerakan penyadaran. Meningkatkan sosialisasi pada khalayak umum.
Dengan demikian, issue pelestarian benar-benar menggaung dan didengar oleh sebagian masyarakat mulai dari kota maupun perdesaan.