Senin, 24 April 2017

Musik Kolaborasi Hari Bumi 2017

MEMPERINGATI HARI BUMI ALA PAS LESTARI

Pada hari bumi kali ini, kami menyajikan pola kampanye dengan teater music modern yang dikolaborasikan dengan music tradisional (gamelan).
Acara pagelaran teater music kita mulai pada pukul 10.00 sampai 14.00. sengaja kami memilih pada hari minggu karena sasaran kampanye adalah wisatan atau pengunjung patirtan candi jolotundo.
Sampai saat ini kami tetap focus pada pelestarian hutan lindung gunung Pawitra karena kerusakan huan lindung dikawasan ini kian hari semakin menghawatirkan.
Berdasarkan analisa kami, perihal kampanye hari bumi 22 April tahun 2017 di kawasan wisata patirtan candi jolotundo sebagai berikut :
Pertama, masyarakat belum banyak mengetahui mengenai hari bumi,
Kedua, pelestarian bumi masih belum menjadi issue strategis bagi masyarakat,
Ketiga, kerusakan alam masih belum membangkitkan semangat masyarakat untuk bergerak dalam upaya pelestarian.
Oleh karena itu, kami merekomendasikan pada para pemerhati agar meningkatkan gerakan pelestarian. Meningkatkan gerakan penyadaran. Meningkatkan sosialisasi pada khalayak umum.
Dengan demikian, issue pelestarian benar-benar menggaung dan didengar oleh sebagian masyarakat mulai dari kota maupun perdesaan.







Minggu, 26 Maret 2017

Perenungan Hari HUTAN dan AIR

MEMPERINGATI HARI HUTAN DAN AIR

PAS Lestari membiasakan diri dekat dan peka terhadap alam hutan yang ada di gunung Pawitra. Oleh karena itu, pada momentum peringatan hari hutan dan hari air, kami semua melakukan kegiatan penanaman di dalam hutan lindung. Seperti biasanya, tanaman yang kita tanaman adalah jenis tanaman hutan alam antara lain : Gondang, Kadutan dan Ficus.
Kenapa tidak ditanami pohon produktif saja?  
Menanam tanaman pohon produktif untuk dipanen buahnya tetapmenjadi pilihan utama PAS Lestari. Saat ini kita masih konsentrasi pada pelindungan alam dulu. Hutan lindung harus tetap heterogen. Oleh karena itu, yang dulunya ada, sekarang harus tetap ada.
Walaupun penanaman pepohonan alam ditolak oleh para pesanggem (petani hutan), kita tetap menanam. Kita berhadapan dengan penjebolan dan pembuangan bibit-bibit tanaman hutan yang kita tanam. Tiada henti, kita tetap membuat pembibitan, tiada henti kita tetap melakukan perbanyakan.
Kenapa PAS Lestari ngotot menanam pohon hutan alam ?
Ada beberapa factor penyebab sehingga kita konsen betul terhadap pohon alam :
Pertama, pepohonan endemic alam hutan lindung gunung Pawitra menjadi penyangga dan penjaga system persumberan air bersih.
Menjaga kesuburan tanah
Menjaga ekosistem hutan
Kedua,  menyediakan media hidup bagi habitat endemic. Buah pohon hutan alam menjadi makanan satwa endemic
Ketika semua hal ini, bisa tercapai atau hutan lindung seimbang lagi, maka kita akan focus dan konsentrasi dengan pepohonan produktif agar hutan juga berguna untuk peningkatan kesejahteraan warga disekitarnya.
Seperti biasanya, kita melaksanakan aksi dengan rangkaian kegiatan sebagai berikut :
Hari pertama, mengangkut bibit dari pusat pembibitan PAS Lestari menuju lokasi hutan lindung.
Malam harinya memasang kemah dalam hutan lindung candi Jolotundo
Melakukan kegiatan perenungan malam
Hari kedua, melakukan prosesi ruwat wanagung
Lalu melangsungkan kegiatan penanaman bersama Perhutani.
























Kamis, 16 Maret 2017

BER AKSI PADA PERINGATAN HARI KEHUTANAN DAN HARI AIR INTERNASIONAL

BER AKSI DI HARI KEHUTANAN DAN HARI AIR INTERNASIONAL

PAS LESTARI adalah Lembaga Konservasi Alam dan Budaya. Dalam rangka mensosialisasikan dan mempopulerkan hari-hari yang terkait dengan alam dan kebudayaan, maka kami akan melaksanakan rangkaian kegiatan yag akan dilaksanakan pada :
Hari : Selasa s/d Rabu
Tanggal : 21 s/d 22 Maret 2017
Lokasi : Hutan Lindung candi Jolotundo

Rangkaian kegiatan sebagai berikut :
Tanggal 21 Maret ;
Survey lokasi demplot ekosistem resapan air
Pemasangan atjir
Perenungan
Menginap dan memasang tenda di lokasi kegiatan
Tanggal 22 Maret ;
Prosesi ruwat wanagung
Prosesi ruwat tirta
Aksi penamaman
Aksi penyulaman

Kegiatan ini terbuka untuk umum. Siapa saja boleh bergabung bersama kami.

Demikian penguman ini disampaikan, dan kita menunggu partisipasi saudara semua.



Kamis, 23 Februari 2017

BANGUNAN LIAR MAKIN MARAK DIHUTAN LINDUNG G. PENANGGUNGAN

BANGUNAN LIAR SEMAKIN MARAK DI HUTAN LINDUNG GUNUNG PENANGGUNGAN

Patirtan Candi Jolotundo berada dalam kawasan hutan lindung Gunung Penanggungan di wilayah Kabupaten Mojokerto Jawa Timur.
Seiring dengan semakin majunya pariwisata di Gunung Penanggungan dan Candi Jolotundo, keadaan hutan lindung semakin mengkhawatirkan.
Penjarahan hutan sejak tahun 1999 tetap berlangsung sampai sekarang. Alih fungsi hutan lindung menjadi tanaman palawija terus menerus sampai sekarang.
Yang lebih mengkhawatirkan lagi adalah :
1.      Lahan-lahan garapan dalam hutan lindung berpindah tangan pada orang-orang kaya di Surabaya dan Sidoarjo
2.      Maraknya bangunan permanen dalah hutan lindung sekitar candi Jolotundo.
Jika ini dibiarkan, maka kerusakan alam hutan lindung semakin menakutkan.
3.      Terdapat banyak jalur-jalur sepeda motor trail / arena motocross liar dan semakin hari semakin marak
4.      Terdapat jalur mobil offroad dihutan lindung Candi Jolotundo yang juga liar

Untuk itu, kami berharap pada pemangku kepentingan agar segera menghentikan pembangunan. Agar segera membongkar bangunan-bangunan liar yang ada dalam hutan lindung Gunung Penanggungan khususnya sekitar candi Jolotundo.


Berikut kami lampirkan foto-foto kejadian dan foto situasi terkini







Rabu, 22 Februari 2017

Puisi alam "ASA DI BUMI"

Kami kirimkan puisi yang menceritakan tentang air. Kami beranggapan bahwa air adalah bagian hidup seluruh makhluk.
Semoga puisi ini bisa menjadi perenungan untuk kita semua.

ASA DI BUMI

Air mengalir
Dari hulu sampai kehilir
Tanah dan batu-batu
Berbasah menyanyikan rindu
Ikan diseribu sungai
Pohon-pohon dipegunungan membujur
Berkibas salam kebebasan
Di bumi ini kita adalah satu
Dimana air berbagi atas kehidupan
Karena hidup addalah hak segala makhluk
Ditanah cacing dan renik berkeriyapan
Dilautan nelayan berdendang menyonsong gelombang
Air mengalir dari hulu sampai ke hilir
Hulu yang ber  ibu
Hilir yang menumpu
Tanah-tanah mereguknya
Berbagi pada akar, pohon, dahan, ranting dan daun
Melampiaskan dahaga
Air…..
Di mana airmu ?
Dimana airku ?
Dimana air kita ?
Airmu kutunggu dan kurindu


Air ku
Bagai perawan pesolek yang malu-malu
Air kita
Melenggang gontai tak sampai-sampai
Karena hutan kita
Telah di babat setan-setan gundul, air kita mandul tak mengandung
Belantara tinggal secuil harapan
Kita berbuat apa ?
Air mengalir dari hulu tak pernah ku tahu
Sampai hilir tak pernah ter pikir
Air hilang, kapan lagi dia datang ?
Air datang menerjang papan kehidupan
Tangis dan jerit, mengoyak terbirit-birit
Airmu kutunggu diatas batu-batu bisu
Sungai-sungai kering kerontang
Bagaikan tanah retak
Jadi pundi-pundi melompong
Air mu kutunggu dibumi pemangku kehidupan
Sambil ku ketuk pintu di setiap hati
Dengan gemetar, darah terbakar
Ku tebar Tanya…..?

Siapa yang salah ?????





Rabu, 11 Januari 2017

MENELUSURI SUMBER AIR PAWITRA

MENELUSURI SUMBER AIR PAWITRA

Salah satu fokus kegiatan PAS Lestari adalah : uri-uri sumber air. Dalam hal uri-uri, bukan hanya sekedar upacara ruwat saja, namun juga rumat dan rawat.
Sejalan dengan kemajuan jaman, sejalan pula dengan kemunduran kualitas alam. Belajar dari kenyataan ini, maka perlu mengambil tindakan yang berupa rumat yang berarti menanam kembali dan rawat yang berarti melestarikan atau menjaga eksistensi sumber tersebut.
Agar memperoleh data akurat mengenai keadaan sumber, maka kita harus menelusuri setiap titik sumber air.
Kali ini PAS Lestari melakukan ekspedisi Sumber Kali Wedok.
Sumber kali Wedok berada di Dusun Biting Desa Seloliman.
Kegiatan di mulai dari titik outlet sumber dengan cara menghitung vegetasi, mengukur luas area sumber.
Kegiatan selanjutnya adalah menulusri alur sumber dengan cara mengukur vegetasi alur. Adapun metode yang kita gunakan adalah membuat peta transek dan mengukur kemiringan medan alur.